Alstonia angustiloba - Pulai Hitam

Anacardium occidentale L., yang dikenal sebagai Jambu Mete atau Cashew Nut, adalah pohon tropis yang tumbuh hingga 10-12 meter dan berasal dari Brasil. Jambu mete tumbuh di iklim tropis dan subtropis dengan tanah yang drainasenya baik.

Scientific Name: Alstonia Angustiloba

General Name: Pulai Hitam

Local Name: Tampar Badak

Habitus: Rawa

Family: Apocynaceae

Batang Anacardium occidentale memiliki penggunaan tradisional sebagai obat diare. Getah yang keluar dari batang tanaman ini dapat digunakan untuk mengatasi masalah pencernaan seperti diare. Dalam pengobatan tradisional, getah tersebut biasanya dicampur dengan gula pasir sebelum diminum. Penggunaan ini didasarkan pada pengetahuan lokal dan praktik pengobatan tradisional.

1. Pengumpulan Getah: Potong atau luka bagian batang *Anacardium occidentale* untuk mengeluarkan getah. Getah ini adalah cairan kental yang dikeluarkan dari bagian dalam batang ketika rusak.

2. Penyaringan dan Pencampuran: Kumpulkan getah dalam wadah bersih. Campurkan getah tersebut dengan gula pasir untuk mengurangi rasa pahit dan membuatnya lebih mudah dikonsumsi. Aduk hingga gula larut sempurna.

3. Penggunaan: Minum campuran getah dan gula sesuai kebutuhan, umumnya dalam dosis kecil. Pastikan untuk mengikuti dosis yang disarankan dan berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum penggunaan.

1. Tannin: Senyawa polifenol yang memiliki sifat antioksidan dan astringen. Tannin berperan dalam mengikat protein dan melindungi sel dari kerusakan oksidatif.

2. Flavonoid: Komponen fitokimia yang termasuk dalam kelompok polifenol, seperti quercetin dan kaempferol. Flavonoid dikenal karena kemampuan antiinflamasi, antioksidan, dan perlindungan kardiovaskularnya.

3. Saponin: Senyawa yang memiliki efek detoksifikasi dan dapat mempengaruhi kolesterol darah. Saponin juga berperan dalam meningkatkan kekebalan tubuh.

4. Asam Fenolat: Seperti asam ferulat dan asam kafeat, asam fenolat memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi, membantu melindungi tubuh dari radikal bebas.

5. Minyak Esensial: Mengandung senyawa seperti anacardic acid dan cardol yang memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi. Minyak esensial juga dapat digunakan untuk mengatasi berbagai kondisi kulit.